KU MENUNGGU DALAM PENANTIAN

 

            AKU MENUNGGU DALAM PENANTIAN

Aku adalah sebutir debu di bentangan khatulistiwa

Aku adalah segumpal darah yang tak bermakna

Aku tak punya arti bila tak mendapat ridho Ilahi

Aku berasal dari tanah beralih rupa karena di cipta Sang Robbi

Aku ada karena cinta

Aku ada karena “Kun Fayakun” Sang Maha Pencipta

Aku tak akan bernilai kalau bukan karena kebesaran-Nya

Aku adalah manusia diantara sekian milyar nyawa

Aku tak punya arti apa-apa

Aku adalah manusia papa yang menunggu di jemput oleh-Nya

Aku hidup dalam penantian tuk menunggu giliran

Aku manusia yang menunggu kehadiran sang Imam

Yang maujud di akhir zaman

Yang menebar keadilan setelah banyaknya kedholiman

Ya Shohibuz zaman yang kahadiranya sudah termaktub dalam firman

Aku menunggu dalam penantian

Sampai usia di ujung ajal

Aku adalah pecintamu yang hidup dalam kesendirian

Hanya dengan cinta nyawa masih di kandung badan

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SEKOLAH TERBAIK I ADIWIYATA TINGKAT KOTA SURABAYA

UPACARA BENDERA SENIN, 19 PEBRUARI 2018

PERESAPAN LUBANG BIOPORI